Dampak GTM pada Anak: Tanda Kekurangan Nutrisi yang Perlu Diwaspadai

Anak terlihat lemas dan tidak nafsu makan akibat gerakan tutup mulut dan kekurangan nutrisi
Daftar Isi

Anak Susah Makan Bisa Berdampak Lebih Serius dari yang Dipikirkan

Banyak orang tua menganggap Gerakan Tutup Mulut (GTM) sebagai fase biasa dalam perkembangan anak. Memang benar, GTM sering terjadi pada usia balita. Namun, jika berlangsung terlalu lama tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa menimbulkan dampak GTM pada anak, terutama terkait kekurangan nutrisi.

Saat anak terus-menerus menolak makan, tubuhnya tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak. Inilah yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari ringan hingga serius.

Artikel ini akan membahas tanda-tanda anak mengalami kurang gizi akibat GTM, serta bagaimana orang tua dapat mengenalinya sejak dini.

Apa Itu Kekurangan Nutrisi pada Anak?

Kekurangan nutrisi terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan zat gizi yang cukup, seperti:

  • protein
  • karbohidrat
  • lemak sehat
  • vitamin
  • mineral

Pada anak, kondisi ini bisa berdampak besar karena mereka berada dalam fase pertumbuhan yang sangat cepat.

Hubungan GTM dan Kurang Gizi Anak

GTM menyebabkan anak:

  • menolak makan
  • makan dalam jumlah sangat sedikit
  • memilih makanan tertentu saja

Akibatnya, asupan nutrisi anak menjadi tidak seimbang.

Jika kondisi ini berlangsung lama, maka risiko kurang gizi anak akan meningkat.

Tanda Anak Kekurangan Nutrisi Akibat GTM

Berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan:

1. Berat Badan Tidak Naik atau Menurun

Salah satu indikator utama adalah:

  • berat badan stagnan
  • bahkan menurun

Padahal, seharusnya berat badan anak terus bertambah seiring usia.

2. Anak Terlihat Lemas dan Kurang Energi

Kekurangan nutrisi membuat tubuh kekurangan energi.

Tandanya:

  • mudah lelah
  • kurang aktif
  • tidak bersemangat bermain

3. Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Nutrisi sangat penting untuk:

  • perkembangan otak
  • pertumbuhan tinggi badan
  • perkembangan motorik

Jika kurang nutrisi, anak bisa mengalami keterlambatan perkembangan.

4. Daya Tahan Tubuh Menurun

Anak yang kekurangan nutrisi cenderung:

  • lebih sering sakit
  • mudah terkena infeksi

Ini karena sistem imun melemah.

5. Rambut dan Kulit Tidak Sehat

Tanda lain:

  • rambut mudah rontok
  • kulit kering
  • kuku rapuh

Ini menunjukkan kekurangan vitamin dan mineral.

6. Nafsu Makan Semakin Menurun

Ironisnya, kekurangan nutrisi bisa memperburuk GTM.

Terjadi lingkaran:

GTM → kurang nutrisi → nafsu makan turun → GTM semakin parah

7. Gangguan Konsentrasi

Kekurangan nutrisi juga memengaruhi otak.

Anak bisa:

  • sulit fokus
  • mudah rewel
  • sulit belajar

Dampak Jangka Panjang GTM pada Anak

Jika tidak ditangani, dampak GTM bisa berlanjut hingga:

  • stunting
  • gangguan perkembangan kognitif
  • masalah kesehatan kronis

Inilah mengapa penting untuk menangani GTM sejak dini.

Cara Mencegah Kekurangan Nutrisi pada Anak GTM

1. Fokus pada Nutrisi Berkualitas

Pastikan makanan mengandung:

  • protein (telur, ayam, ikan)
  • karbohidrat (nasi, kentang)
  • lemak sehat
  • vitamin dan mineral

2. Sajikan Makanan dalam Porsi Kecil

Anak GTM lebih mudah menerima:

  • porsi kecil
  • makanan ringan tapi bergizi

3. Perbaiki Kesehatan Pencernaan

Pencernaan yang sehat membantu penyerapan nutrisi.

Cara:

  • konsumsi serat
  • cukup minum air
  • tambahkan probiotik

4. Buat Jadwal Makan Teratur

Rutinitas membantu:

  • meningkatkan nafsu makan
  • mengatur pola makan

5. Hindari Memaksa Anak Makan

Memaksa anak makan justru:

  • menambah stres
  • memperburuk GTM

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan jika:

  • berat badan anak tidak naik dalam 1–2 bulan
  • anak terlihat sangat lemas
  • sering sakit
  • ada tanda keterlambatan perkembangan

Peran Orang Tua Sangat Penting

Orang tua harus:

  • peka terhadap perubahan anak
  • tidak menyepelekan GTM
  • memberikan lingkungan makan yang positif

Dampak GTM pada anak tidak bisa dianggap sepele, terutama jika sudah menyebabkan kekurangan nutrisi.

Tanda-tanda seperti:

  • berat badan tidak naik
  • anak lemas
  • sering sakit
  • gangguan tumbuh kembang

harus menjadi perhatian serius.

Dengan memahami kondisi ini, orang tua dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan anak, memastikan nutrisi anak terpenuhi, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sumber :

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23746772/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25624371/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18292815/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6470701/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25197288/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18206223/